Yup, readers!
As you might have guessed, judul post kali ini berdasarkan film thailand itu. Gue baru kemaren nonton film ini. Gak biasanya gue beli dvd yang romantic comedy sebenernya tapi rada penasaran karena rame di twitter belakangan ini. Haha.
Sebenernya kalo mau dirangkum, ceritanya cuma gini: cewe jelek suka sama cowo yang tipikal idola sekolah diem diem, si cewe jelek berusaha berubah jadi cantik demi si cowo, temen si cowo suka si cewe, mereka pacaran dan putus, akhirnya si cewe akhirnya bilang suka ke si cowo yang ternyata udah jadian sama yang lain, dan mereka harus pisah akhirnya. [Endingnya rahasia. ;) ] Sounds too familiar, huh? Tapi dijamin bagus kok. Gue yang gak suka film rom-com gini bisa bilang two thumbs up buat film ini. Yang mau gue share adalah quotes dari film ini. Well, here it goes..
My heart is telling you i love you but i can't reveal my true feeling to anyone.
There are not many reasons. It's just because my heart chooses you.
Though i love you, though i feel it, but deep inside isn't brave enough to say.
My heart is still waiting there for you to open.
For me being teased? I'm okay. I used to it. It's been my surname.
Why it must be you to be in my heart? It's because my heart never confused. It's certain that you're the only one.
Mungkin keliatannya biasa aja tapi quotesnya pas banget sama adegannya. Gak berlebihan. ;)
Film ini juga gak melulu cinta - cintaan. Ada friendshipnya, ada tentang menghadapi ketakutan kita. Bakal dapet banyak pelajaran deh. Totally recommended for those who want to remember how beautiful first love is. :)
Yang bikin sedih udah pasti endingnya. Gue aja gak nyangka bakal gitu endingnya. Soundtrack di filmnya juga nyatu banget. Gak kacangan deh.
Yang touchy adalah gimana si cewe itu mau berubah buat si cowo dan ternyata gak ada yang namanya kebetulan di dunia karena semua adalah takdir. ;)
Ada satu lagi. Dua hari lalu, gue dikasi quote sama temen gue gini: Love keeps me motivated. You should try to fall in love first before you study. Dan di ending film ini, si cewe bilang gini: He's always been my inspiration. He made me use love as my motivation. Inti keduanya adalah love is the best motivation and inspiration after all.
See you.
;)
Wednesday, March 30, 2011
Wednesday, March 23, 2011
rencana indahNya
Bukan tanpa tangis ia tersenyum.
Bukan tanpa duka ia bersuka.
Bukan tanpa benci ia mencintai.
Karena apa yang harusnya ia lalui dengan tawa, ia lalui tanpa canda.
Bukan tanpa maki ia memuji.
Bukan tanpa kutuk ia bersyukur.
Bukan tanpa gerutu ia berserah.
Karena apa yang harusnya menjadi hidupnya, kini malah menjadi siksanya.
Namun, bukan tanpa maksud Ia memberi.
Bukan tanpa kasih Ia mengambil.
Bukan tanpa akhir yang indah Ia bercerita.
Karena apa yang baik bagi kita, tidaklah seindah rencanaNya.
Bukan tanpa duka ia bersuka.
Bukan tanpa benci ia mencintai.
Karena apa yang harusnya ia lalui dengan tawa, ia lalui tanpa canda.
Bukan tanpa maki ia memuji.
Bukan tanpa kutuk ia bersyukur.
Bukan tanpa gerutu ia berserah.
Karena apa yang harusnya menjadi hidupnya, kini malah menjadi siksanya.
Namun, bukan tanpa maksud Ia memberi.
Bukan tanpa kasih Ia mengambil.
Bukan tanpa akhir yang indah Ia bercerita.
Karena apa yang baik bagi kita, tidaklah seindah rencanaNya.
Tuesday, March 22, 2011
mimpi jilid 2
Hey, readers.
Kita ngomongin mimpi lagi yuk. :)
Lately, gue lagi suka sama novel - novelnya Agnes Jessica yang seri Pelangi. Jadi ada 7 buku gitu tentang orang - orang yang bikin perubahan hebat. Gue belinya dari yang paling akhir yaitu Nila sama Ungu. Baru beli sisanya mundur. Biru, Hijau, sama Kuning. Hahaha. Merah sama Jingga udah abis di Bogor makanya belum baca. Gue saranin kalo mau baca mendingan baca Nila dulu karena buat gue yang Nila itu paling bagus di antara 5 novel terakhir. Gak tau deh Merah sama Jingga. Hehe. Okay, back to the topic. Jadi, novel ini ngebahas tentang mimpi dan perubahan. Gue ngerasa 'ditampar' sama buku ini karena bukunya bikin gue untuk berpikir kembali tentang rencana hidup gue.
Pelajaran dari novel - novel itu adalah kita gak boleh ragu sama mimpi Tuhan. Pernah pas ditanya mau jadi apa, kalian jawab atau terlintas di pikiran tentang sesuatu yang besar? Itu namanya mimpi Tuhan. Mimpi Tuhan mungkin bagi gue bisa juga disebut destiny atau takdir yah, something that you're created for. Tujuan hidup kita. Inti dari tugas Tuhan buat hidup kita. Mimpi Tuhan itu mungkin dianggap khayalan di tengah siang bolong sama banyak orang karena keliatannya mustahil banget. Mungkin ada anak dari keluarga yang hidupnya pas - pasan mau jadi dokter dengan otak yang bener - bener cuma sedikit di atas rata - rata. Bukan hal yang mustahil kalo itu beneran mimpi Tuhan buat dia.
Gue kepikiran tentang mimpi Tuhan buat gue. Gue harusnya jadi apa yah? Gue harusnya ngapain yah? Dan gue udah mulai tau walaupun masih samar - samar. Gue harus kerja sosial yang beneran bersentuhan langsung sama orang yang membutuhkan. Mungkin jadi orang tua asuh atau pengacara khusus orang miskin atau dokter gratis buat anak - anak jalanan. Yang pasti gue harus merubah kehidupan yang tadinya keliatan suram jadi penuh harapan.
So, gimana caranya tau panggilan Tuhan buat masing - masing kita? Ada banyak cara. Kalian bisa tau lewat baca Alkitab, lewat ngobrol sama pastor kalian, lewat doa, bahkan lewat becandaan temen. Mimpi Tuhan itu udah ada dalam alam bawah sadar kita jadi tugas kita cuma tau apa mimpi itu. Inget, mimpi Tuhan pasti gak bertentangan sama Firman Tuhan, bukan hal yang jahat, dan pasti hal yang besar untuk kalian lakukan. Jadi jangan takut kalo tiba - tiba kalian kepikiran mau jadi ketua kpk karena mau ngeberantas korupsi di Indonesia. Maybe, that's what you're called for. ;)
God bless you.
Kita ngomongin mimpi lagi yuk. :)
Lately, gue lagi suka sama novel - novelnya Agnes Jessica yang seri Pelangi. Jadi ada 7 buku gitu tentang orang - orang yang bikin perubahan hebat. Gue belinya dari yang paling akhir yaitu Nila sama Ungu. Baru beli sisanya mundur. Biru, Hijau, sama Kuning. Hahaha. Merah sama Jingga udah abis di Bogor makanya belum baca. Gue saranin kalo mau baca mendingan baca Nila dulu karena buat gue yang Nila itu paling bagus di antara 5 novel terakhir. Gak tau deh Merah sama Jingga. Hehe. Okay, back to the topic. Jadi, novel ini ngebahas tentang mimpi dan perubahan. Gue ngerasa 'ditampar' sama buku ini karena bukunya bikin gue untuk berpikir kembali tentang rencana hidup gue.
Pelajaran dari novel - novel itu adalah kita gak boleh ragu sama mimpi Tuhan. Pernah pas ditanya mau jadi apa, kalian jawab atau terlintas di pikiran tentang sesuatu yang besar? Itu namanya mimpi Tuhan. Mimpi Tuhan mungkin bagi gue bisa juga disebut destiny atau takdir yah, something that you're created for. Tujuan hidup kita. Inti dari tugas Tuhan buat hidup kita. Mimpi Tuhan itu mungkin dianggap khayalan di tengah siang bolong sama banyak orang karena keliatannya mustahil banget. Mungkin ada anak dari keluarga yang hidupnya pas - pasan mau jadi dokter dengan otak yang bener - bener cuma sedikit di atas rata - rata. Bukan hal yang mustahil kalo itu beneran mimpi Tuhan buat dia.
Gue kepikiran tentang mimpi Tuhan buat gue. Gue harusnya jadi apa yah? Gue harusnya ngapain yah? Dan gue udah mulai tau walaupun masih samar - samar. Gue harus kerja sosial yang beneran bersentuhan langsung sama orang yang membutuhkan. Mungkin jadi orang tua asuh atau pengacara khusus orang miskin atau dokter gratis buat anak - anak jalanan. Yang pasti gue harus merubah kehidupan yang tadinya keliatan suram jadi penuh harapan.
So, gimana caranya tau panggilan Tuhan buat masing - masing kita? Ada banyak cara. Kalian bisa tau lewat baca Alkitab, lewat ngobrol sama pastor kalian, lewat doa, bahkan lewat becandaan temen. Mimpi Tuhan itu udah ada dalam alam bawah sadar kita jadi tugas kita cuma tau apa mimpi itu. Inget, mimpi Tuhan pasti gak bertentangan sama Firman Tuhan, bukan hal yang jahat, dan pasti hal yang besar untuk kalian lakukan. Jadi jangan takut kalo tiba - tiba kalian kepikiran mau jadi ketua kpk karena mau ngeberantas korupsi di Indonesia. Maybe, that's what you're called for. ;)
God bless you.
blessing in disguise
Ku rasa Engkau tidak adil, Tuhan.
Kau menciptakan manusia, ciptaanMu yang segambar denganMu.
Dari mereka lahir berbagai keindahan dan tercipta berbagai pengetahuan.
Dari tangan yang sama pun hadir iri dengki, perselisihan, dan perang.
Bahkan pembunuhan pertama dilakukan oleh sang kakak terhadap adiknya.
Kau juga menciptakan matahari, bulan, dan bintang.
Matahari yang menerangi manusia malah menjadi allah lain dihadapan mereka.
Bintang - bintang di malam hari yang bertugas menuntun mereka malah dipercaya sebagai suatu pertanda takdir.
Bahkan matahari mengkhianati manusia dengan panasnya sekarang.
Kau menjadikan bumi yang indah.
Ombak yang bergulung di pantai yang bisa menyapu bersih kehidupan dalam beberapa detik.
Gunung yang perkasa yang menjadi musuh manusia saat ia meletus.
Bahkan tanah yang kami pijak bisa berguncang kapan saja.
Dan kesalahan terbesarMu adalah manusia.
Para ibu tega membunuh anaknya yang bahkan belum ia lihat dalam kandungannya.
Para ayah yang merampas masa depan dari anak - anaknya.
Para pria dan wanita yang dengan mudah mengingkari kodrat mereka.
Para pemimpin yang memperjuangkan kepentingan pribadi saja.
Dan para pendosa yang dibiarkan begitu saja.
Kau tidak adil, Tuhan.
Namun, Kau terus menyayangi mereka.
Matahari Kau izinkan bersinar kepada semuanya.
Bencana yang hebat Kau nyatakan pada semuanya.
Dan Kau menyelamatkan para pendosa hanya dengan jalan percaya kepadaMu.
Betapa tidak adilnya diriMu, Tuhan.
Dan aku bersyukur atas hal itu.
:)
Kau menciptakan manusia, ciptaanMu yang segambar denganMu.
Dari mereka lahir berbagai keindahan dan tercipta berbagai pengetahuan.
Dari tangan yang sama pun hadir iri dengki, perselisihan, dan perang.
Bahkan pembunuhan pertama dilakukan oleh sang kakak terhadap adiknya.
Kau juga menciptakan matahari, bulan, dan bintang.
Matahari yang menerangi manusia malah menjadi allah lain dihadapan mereka.
Bintang - bintang di malam hari yang bertugas menuntun mereka malah dipercaya sebagai suatu pertanda takdir.
Bahkan matahari mengkhianati manusia dengan panasnya sekarang.
Kau menjadikan bumi yang indah.
Ombak yang bergulung di pantai yang bisa menyapu bersih kehidupan dalam beberapa detik.
Gunung yang perkasa yang menjadi musuh manusia saat ia meletus.
Bahkan tanah yang kami pijak bisa berguncang kapan saja.
Dan kesalahan terbesarMu adalah manusia.
Para ibu tega membunuh anaknya yang bahkan belum ia lihat dalam kandungannya.
Para ayah yang merampas masa depan dari anak - anaknya.
Para pria dan wanita yang dengan mudah mengingkari kodrat mereka.
Para pemimpin yang memperjuangkan kepentingan pribadi saja.
Dan para pendosa yang dibiarkan begitu saja.
Kau tidak adil, Tuhan.
Namun, Kau terus menyayangi mereka.
Matahari Kau izinkan bersinar kepada semuanya.
Bencana yang hebat Kau nyatakan pada semuanya.
Dan Kau menyelamatkan para pendosa hanya dengan jalan percaya kepadaMu.
Betapa tidak adilnya diriMu, Tuhan.
Dan aku bersyukur atas hal itu.
:)
Friday, March 18, 2011
untukmu dariku
Untukmu,
Sang perwujudan cinta itu sendiri.
Hari ini aku terbangun dengan kicauan burung yang mendendangkan namamu. Sinar matahari memelukku sehangat pelukmu. Dinginnya embun pagi mengingatkanku akan hampanya hari - hari tanpamu.
Aku merasakan desiran angin yang menyapaku selembut sentuhanmu. Desiran ombak dikejauhan mengingatkanku akan bergeloranya semangatmu. Tawamu tergema dalam indahnya gua di pinggir pantai.
Hujan yang datang tidak menghapus indahnya hariku bahkan mengingatkanku akan tangisanku saat aku diam dalam rinduku. Kilat menyambar seterang hariku jika bersamamu. Pelangi pun melukiskan indahnya jiwamu.
Aku menutup hari dalam kegelapan malam yang sewarna dengan rambutmu. Menatap bulan yang bersinar indah bak wajahmu. Bintang di sekililingnya mengingatkanku pada binar matamu.
Aku berpikir.
Apakah ini cinta karena semua hal mengingatkanku padamu?
Dariku,
Sang penanti indahnya cinta.
Sang perwujudan cinta itu sendiri.
Hari ini aku terbangun dengan kicauan burung yang mendendangkan namamu. Sinar matahari memelukku sehangat pelukmu. Dinginnya embun pagi mengingatkanku akan hampanya hari - hari tanpamu.
Aku merasakan desiran angin yang menyapaku selembut sentuhanmu. Desiran ombak dikejauhan mengingatkanku akan bergeloranya semangatmu. Tawamu tergema dalam indahnya gua di pinggir pantai.
Hujan yang datang tidak menghapus indahnya hariku bahkan mengingatkanku akan tangisanku saat aku diam dalam rinduku. Kilat menyambar seterang hariku jika bersamamu. Pelangi pun melukiskan indahnya jiwamu.
Aku menutup hari dalam kegelapan malam yang sewarna dengan rambutmu. Menatap bulan yang bersinar indah bak wajahmu. Bintang di sekililingnya mengingatkanku pada binar matamu.
Aku berpikir.
Apakah ini cinta karena semua hal mengingatkanku padamu?
Dariku,
Sang penanti indahnya cinta.
Subscribe to:
Posts (Atom)